Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nurul Huda berhasil menyelenggarakan Webinar Matematika dengan tema “Strategi Penguatan Novelty dan Pencegahan Plagiarisme dalam Publikasi Ilmiah” pada Sabtu, 19 Juli 2025. Webinar yang diadakan secara daring ini bertujuan untuk membekali mahasiswa, khususnya Program Studi Matematika, dengan pengetahuan mendalam mengenai penulisan karya ilmiah yang berkualitas dan berintegritas.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Nurul Huda dan Universitas Pertahanan, dengan harapan dapat memperkaya sudut pandang mahasiswa, mengembangkan daya kritis dan kreativitas, serta menambah keilmuan dosen dan mahasiswa di bidang matematika terapan dan murni.

Narasumber utama dalam webinar ini adalah Bapak Muhamad Syazali, S.Si., M.Si, dari Universitas Pertahanan. Beliau memaparkan materi mengenai “Strategi Penguatan Novelty dan Pencegahan Plagiarisme dalam Publikasi Ilmiah”. Dalam sesinya, Bapak Syazali menekankan bahwa penulisan karya ilmiah merupakan fondasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dua aspek krusial dalam publikasi adalah keterbaruan (novelty) dan pencegahan plagiarisme. Keterbaruan dalam publikasi ilmiah matematika berarti menyajikan ide, metode, atau hasil yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, atau menawarkan perspektif baru yang signifikan terhadap permasalahan yang sudah ada. Tanpa keterbaruan, sebuah karya dapat kehilangan daya tarik dan kontribusi signifikannya.

Narasumber juga menjelaskan bahwa plagiarisme, baik disengaja maupun tidak disengaja, merusak reputasi individu dan institusi serta menghambat perkembangan ilmu pengetahuan. Plagiarisme dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari menyalin teorema atau bukti tanpa atribusi hingga mereplikasi ide atau struktur argumen dari karya orang lain. Materi juga mencakup hal-hal yang membuat artikel tidak layak dipublikasikan, seperti tidak adanya aspek saintifik, novelty, atau kontribusi baru, serta referensi jurnal yang sudah usang (>10 tahun terakhir) atau duplikasi/autoplagiasi. Toleransi similarity untuk publikasi ilmiah umumnya maksimal 15%.

Struktur artikel ilmiah juga dibahas, meliputi abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil, pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih, dan daftar pustaka. Abstrak, misalnya, umumnya maksimal 200 kata, ditulis dalam satu paragraf, dalam bentuk lampau, tanpa kutipan referensi, dan menghindari akronim atau simbol. Abstrak harus menyatakan tujuan utama, metode singkat, ringkasan hasil utama, dan simpulan utama.

Diharapkan kegiatan Webinar Matematika ini dapat memberikan sarana pengetahuan yang bermanfaat bagi civitas akademika Prodi Matematika Universitas Nurul Huda, khususnya dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang inovatif, berintegritas, dan signifikan.

